MENU TUTUP

Raperdasi Bencana Non Alam, DPR Papua Bakal Minta Masukan Bupati Walikota

Rabu, 27 Mei 2020 | 12:32 WIB / Andi Riri
Raperdasi Bencana Non Alam, DPR Papua Bakal Minta Masukan Bupati Walikota Suasana rapat penyusunan Raperdasi Bencana Non Alam di salah satu hotel kota Jayapura, Selasa (26/5) kemarin/Istimewa

JAYAPURA, wartaplus.com – DPR Papua bersama pemerintah Provinsi mulai melakukan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) tentang Bencana Non Alam (penyakit menular). Raperdasi ini dalam rangka menyikapi situasi kondisi di Papua menyusul adanya pandemi Covid-19

Rapat koordinasi terkait langkah penyusunan Raperdasi berlangsung di salah satu hotel Kota Jayapura, Selasa (26/5) dihadiri pihak legislative, eksekutif dan juga TNI Polri

Ketua DPRP Jhony Banua Rouw menegaskan hasil rapat nantinya akan ditindaklanjuti dengan menyiapkan seluruh mekanisme dewan untuk mendorong pembahasan Raperdasi bersama pihak eksekutif.

Meski begitu, ujar Jhony, hal yang tak kalah penting dalam penyusunan Raperdasi ini adalah meminta masukan bupati dan walikota terkait penerapan di daerahnya masing-masing.

“Supaya juga saat penetapannya di kabupaten dan kota itu semua bisa melaksanakan. Sebab jangan sampai nanti provinsi terbitkan keputusan A lalu kabupaten jalankan B,” ujar Banua kepada wartawan usai rapat.

Menurut dia, masukan baik dari eksekutif, yudikatif dan juga para Bupati Walikota penting agar ada penyamaan pemahaman sehingga saat penerapannya bisa seirama dan satu langkah

Jhony Berharap dukungan masyarakat dan semua pihak terkait agar Raperdasi tersebut bisa secepatya rampung. Dia menargetkan pembentukannya rampung dalam waktu satu bulan.

“Kalau kemarin bapak Wakil Gubernur minta 2 minggu, saya mungkin sampaikan kelarnya satu bulan. Sebab ada mekanisme yang harus di lalui di DPRP dan tahapan itu cukup makan waktu,” tukasnya.

Sebelumnya Wagub Papua Klemen Tinal mendorong penyusunan Raperdasi tentang bencana non alam agar ada pedoman bagi provinsi, kabupaten dan kota untuk menangani bencana non alam atau penyakit menular seperti Covid-19.**

 


BACA JUGA

Jelang HUT Bhayangkara ke-74, Dapur Umum TNI Polri Berbagi Makanan Siap Saji

Kamis, 25 Juni 2020 | 19:57 WIB

Tiga Hari Rapid Test, 394 Pedagang Pasar Youtefa Reaktif COVID-19

Rabu, 24 Juni 2020 | 14:35 WIB

Satu Kasus Baru COVID-19 Ditemukan di Puncak Jaya, Zona Merah Jadi 16 Kabupaten

Senin, 22 Juni 2020 | 17:52 WIB

Tambah 58 Pasien COVID-19 di Papua Sembuh dan 34 Kasus Baru

Selasa, 16 Juni 2020 | 20:10 WIB

Ini Alasan Sekolah di Puncak Jaya Kembali Dibuka, Meski Masih Karantina Wilayah

Senin, 15 Juni 2020 | 19:25 WIB
TERKINI

Layanan Rapit Test Gratis Bagi Penumpang Garuda, Embarkasi Makasar

9 Jam yang lalu

Ini Kebijakan Pelayanan RSUD Jayapura, Pasca Puluhan Petugasnya Terpapar Covid-19

12 Jam yang lalu

Terkendala Pandemi, Diklat Prajab Formasi 2013 Puncak Jaya Dilakukan Virtual

16 Jam yang lalu

Lapor Komnas HAM Bisa Lewat Apikasi Kas Tau Komnas HAM Papua

16 Jam yang lalu

Bhabinkamtibmas Polres Mimika Berikan Himbauan New Normal Pada Warga Binaannya

19 Jam yang lalu
Kontak Informasi wartaplus.com
Redaksi: wartaplus.media[at]gmail.com